Coba belajar dari senja
Cara pamit yang mengagumkan mata
Cara perpisahan yg tak mengores luka
Dengan memberikan keindahan dipenghujung masa
Pantulan warna di cerah langit tersisa
Jingga menusuk setiap mata
Dan bantuan sang awan yang semakin mempesona.
Senja, ditelan oleh sang malam.
Berganti dengan gemerlap bintang.
Sang gelap yang membawa arti dari kenyamanan.
Kamis, 28 Desember 2017
Kamis, 07 Desember 2017
Rata Sajak beragam
Kamu adalah laki-laki pendiam
Dan juga pemalu.
Namun kamu tidak akan pernah tinggal diam, saat aku dipermalukan.
Kamu adalah laki-laki egois
Dan juga keras kepala.
Namun anehnya, mengapa kamu tunduk kepadaku yang menangis karna tertusuk jarum?.
Kamu adalah laki-laki setia
Dan penuh wibawa.
Namun siapa sangka, tiba-tiba kamu memiliki dua cinta.
Kamu adalah laki-laki sholih
Dan juga perhatian.
Dibuat kagumnya diriku, atas segala sikap dan perlakuan.
Kamu adalah laki-laki dingin
Dan juga manja.
Tiada seorangpun yang percaya, saat aku bercerita.
Kamu adalah laki-laki yang berbakti
Dan penuh dengan cinta.
Terkejutnya diriku, saat melihat matamu yang penuh luka.
Kamu adalah laki-laki emosional
Dan penuh kasih sayang.
Dibuatnya aku berfikir, cara memadamkan api yang berkobar.
Dan juga pemalu.
Namun kamu tidak akan pernah tinggal diam, saat aku dipermalukan.
Kamu adalah laki-laki egois
Dan juga keras kepala.
Namun anehnya, mengapa kamu tunduk kepadaku yang menangis karna tertusuk jarum?.
Kamu adalah laki-laki setia
Dan penuh wibawa.
Namun siapa sangka, tiba-tiba kamu memiliki dua cinta.
Kamu adalah laki-laki sholih
Dan juga perhatian.
Dibuat kagumnya diriku, atas segala sikap dan perlakuan.
Kamu adalah laki-laki dingin
Dan juga manja.
Tiada seorangpun yang percaya, saat aku bercerita.
Kamu adalah laki-laki yang berbakti
Dan penuh dengan cinta.
Terkejutnya diriku, saat melihat matamu yang penuh luka.
Kamu adalah laki-laki emosional
Dan penuh kasih sayang.
Dibuatnya aku berfikir, cara memadamkan api yang berkobar.
Rata Sajak sang pengelana
Aku hanya seorang pengelana
Mencari perhatian mencari cinta.
Lalu tiba tiba, engkau datang
Mentap tajam setiap insan
Namun anehnya membawa kesejukan.
Aku terbius oleh kenyamanan
Terpikat oleh keindahan
Senyuman yang bahkan tak pernah dia tampakan.
Aku merasa lengah oleh keadaan
Rasanya terlalu sulit untuk melepaskan
Padahal tiada sesuatu yang aku gapai.
Teruntuk kamu sang dewa pesona,
Ijinkan aku untuk bisa melupakan sejenak dirimu, dalam nurani yang penuh cinta.
Mencari perhatian mencari cinta.
Lalu tiba tiba, engkau datang
Mentap tajam setiap insan
Namun anehnya membawa kesejukan.
Aku terbius oleh kenyamanan
Terpikat oleh keindahan
Senyuman yang bahkan tak pernah dia tampakan.
Aku merasa lengah oleh keadaan
Rasanya terlalu sulit untuk melepaskan
Padahal tiada sesuatu yang aku gapai.
Teruntuk kamu sang dewa pesona,
Ijinkan aku untuk bisa melupakan sejenak dirimu, dalam nurani yang penuh cinta.
Senin, 27 November 2017
Curahan hati
Kini aku tau, segala susahmu
Beban yang dipikulmu
Pikiran yang selalu menghantuimu...
Aku minta maaf kepadamu
Atas segala kamauanku
Atas segala keperluanku
Atas segala sesuatu yang memperberat beban yang ditanggungmu...
Aku ingin mencoba sedikit untuk memgurangi bebanmu
Mencoba sedikit untuk tidak mengutarakan
Mencoba sedikit untuk tidak selalu meminta..
Beban yang dipikulmu
Pikiran yang selalu menghantuimu...
Aku minta maaf kepadamu
Atas segala kamauanku
Atas segala keperluanku
Atas segala sesuatu yang memperberat beban yang ditanggungmu...
Aku ingin mencoba sedikit untuk memgurangi bebanmu
Mencoba sedikit untuk tidak mengutarakan
Mencoba sedikit untuk tidak selalu meminta..
Kamis, 16 November 2017
Rata sajak Diam
Diam adalah caranya
Menyatukan rasa dari setiap asa
Memperkokoh hati agar tak merasa nyeri
Menumpuk cinta tanpa memperdulikan duka
Diam adalah caranya
Membisikan kalbu untuk berseru
Mematahkan akal pikiran demi keegoisan
Memandang insan dari kejauhan
Diam adalah caranya
Menjaga hati agar tetap berseri
Menahan mata agar tak berlama-lama
Membiarkan rasa untuk terus meraja lela
Diam adalah caranya
Menangis meraung, tau tak beruntung
Menahan luka yang menyesakan dada
Mengubur rasa karna tak memperoleh cinta
Menyatukan rasa dari setiap asa
Memperkokoh hati agar tak merasa nyeri
Menumpuk cinta tanpa memperdulikan duka
Diam adalah caranya
Membisikan kalbu untuk berseru
Mematahkan akal pikiran demi keegoisan
Memandang insan dari kejauhan
Diam adalah caranya
Menjaga hati agar tetap berseri
Menahan mata agar tak berlama-lama
Membiarkan rasa untuk terus meraja lela
Diam adalah caranya
Menangis meraung, tau tak beruntung
Menahan luka yang menyesakan dada
Mengubur rasa karna tak memperoleh cinta
Senin, 30 Oktober 2017
Rata sajak pria posesif
Aku terlalu lama terdiam
Dalam kebisuan yang mendalam
Mencoba untuk menyelam
Ke dasar hati yang paling dalam
Ingin sedikit menanyakan
Tentang sebuah kesanggupan
atas rasa dari kepahitan
Yang ditimbulkan
Oleh rasa cinta dari sang insan
Aku mencoba untuk bangkit
Dari semua rasa sakit
Namun sangat terasa sulit
Karna ada sesuatu yang membelit
Lalu, Mengapa masih bertahan
Padahal tak ada lagi alasan
Hanya ada satu jawaban
Karna dia sulit untuk melepaskan
Hanya ada satu jawaban
Karna dia sulit untuk melepaskan
Rata sajak pertanyaan
Apakah langit pernah marah, kala birunya ditutupi oleh awan kelabu?
Apakah cahaya matahari pernah marah, kala cahayanya tak dapat menerangi bumi?
Apakah air hujan pernah marah, kala dijatuhkan dari tempat tertinggi??
Lalu apakah kamu marah, saat kamu tau aku mulai lelah??
Lalu apakah kamu marah, saat aku beranjak pergi meninggalkan kamu bersama luka dihati??
Lalu apakah kamu marah, saat aku memilih melupakan cinta lama untuk cinta yg lebih suci??
Untukmu yang menyianyiakan rasa yg tulus dari hati seorang wanita yang pernah dikhianati
Apakah cahaya matahari pernah marah, kala cahayanya tak dapat menerangi bumi?
Apakah air hujan pernah marah, kala dijatuhkan dari tempat tertinggi??
Lalu apakah kamu marah, saat kamu tau aku mulai lelah??
Lalu apakah kamu marah, saat aku beranjak pergi meninggalkan kamu bersama luka dihati??
Lalu apakah kamu marah, saat aku memilih melupakan cinta lama untuk cinta yg lebih suci??
Untukmu yang menyianyiakan rasa yg tulus dari hati seorang wanita yang pernah dikhianati
Jumat, 27 Oktober 2017
Raya sajak Lupakan
Aku disini di dalam kegelapan sendiri
Menunggu sang pelita datang menghampiri
Karna aku sudah cukup lelah untuk berlari
Dan Kini aku berdiri
Berdiri Menanti sang pujaan hati
Menatapnya yang berlalu pergi
Tanpa mau mengejarnya lagi
Menunggu sang pelita datang menghampiri
Karna aku sudah cukup lelah untuk berlari
Dan Kini aku berdiri
Berdiri Menanti sang pujaan hati
Menatapnya yang berlalu pergi
Tanpa mau mengejarnya lagi
Rata sajak Masa lalu
Coba kau tanyakan hatimu dahulu
Pantas tidak kau perlakukanku seperti itu
Aku selalu menangis tersedu-sedu
Tapi kau hanya diam membisu
Kau anggap hatiku hal yang tabu
Merasa semua ini hanyalah semu
Sampai kau tega mematahkan hatiku
Hati yang dulu kau jaga selalu
Kau pergi meninggalkanku dulu
Dan kini kau datang dengan maaf yang beribu
Dengan kata cinta dan irama yang sayhdu
Tapi tenang Aku tak sebodoh itu
Untuk memberikan hatiku kepada yg lalu
Maka kau berdoalah selalu
Agar hatiku terbuka lagi untukmu
Sang masa lalu...
Pantas tidak kau perlakukanku seperti itu
Aku selalu menangis tersedu-sedu
Tapi kau hanya diam membisu
Kau anggap hatiku hal yang tabu
Merasa semua ini hanyalah semu
Sampai kau tega mematahkan hatiku
Hati yang dulu kau jaga selalu
Kau pergi meninggalkanku dulu
Dan kini kau datang dengan maaf yang beribu
Dengan kata cinta dan irama yang sayhdu
Tapi tenang Aku tak sebodoh itu
Untuk memberikan hatiku kepada yg lalu
Maka kau berdoalah selalu
Agar hatiku terbuka lagi untukmu
Sang masa lalu...
Sabtu, 21 Oktober 2017
Rata sajak
Coba mendekat agar hati ini terikat
Coba berbalik kali saja kamu tertarik
Coba kau tatap ku yakin pasti kau berharap
Berharap agar aku menjadi seseorang yang kau nanti
Menanti menikmati waktu yang selalu berlalu
Menciptakan kenangan bersama aku orang yang kau sayang
Coba berbalik kali saja kamu tertarik
Coba kau tatap ku yakin pasti kau berharap
Berharap agar aku menjadi seseorang yang kau nanti
Menanti menikmati waktu yang selalu berlalu
Menciptakan kenangan bersama aku orang yang kau sayang
Kamis, 28 September 2017
Rata sajak sore ini
Rasa bahagia membelenggu
Tak tau karna apa bisa seperti itu
Mungkin karna dirimu
Yang kulihat hanya sebatas melintas dimataku
Tapi cukup untuk membuat jantungku bedegup-degup tak menentu
Berharap kepada sang pemilik hati
Agar tak cepat cepat membalikan hati
Sampai nanti saat aku tak lagi ingin menyakiti diri sendiri
Saat tahu bahwa dirimu sudah mempunyai tambatan hati
tapi untuk saat ini biarkan saja seperti ini
Agar aku selalu merasakan rasa bahagia ini
Untukmu..
Sang adam yang sengaja tak ku sebutkan
Namun tenang namamu selalu terkenang
dalam lubuk hati yang paling dalam
Semoga kita dipertemukan dalam suatu ikatan
Tak tau karna apa bisa seperti itu
Mungkin karna dirimu
Yang kulihat hanya sebatas melintas dimataku
Tapi cukup untuk membuat jantungku bedegup-degup tak menentu
Berharap kepada sang pemilik hati
Agar tak cepat cepat membalikan hati
Sampai nanti saat aku tak lagi ingin menyakiti diri sendiri
Saat tahu bahwa dirimu sudah mempunyai tambatan hati
tapi untuk saat ini biarkan saja seperti ini
Agar aku selalu merasakan rasa bahagia ini
Untukmu..
Sang adam yang sengaja tak ku sebutkan
Namun tenang namamu selalu terkenang
dalam lubuk hati yang paling dalam
Semoga kita dipertemukan dalam suatu ikatan
Rabu, 27 September 2017
Rata sajak setitik hujan dan sebongkah rindu
Mengingat kehangatan cinta yang dulu.
Kita menari di atas hujan, Menikmati kedinginan.
Kita berlari saling mengejar, melupakan sejenak tentang kehancuran.
Kita tidur telentang, merasakan titik air di permukaan.
Berharap kepada sang pemberi ilham agar kami selalu diberikan kebahagiaan.
Namun aku ingat, semua itu hanyalah sebuah kenangan.
Pada dasarnya kita sudah tidak terikat lagi dalam sebuah hubungan.
Namun, tak ada salahnya kan?
Untuk mengenang sedikit kebahagiaan
Bersama air yang datang, karena adanya mendung dari sang awan.
Minggu, 17 September 2017
Rata Sajak goresan ujung hati
Karna kau tidak akan mengerti
Rasanya sakit hati
Ketika seseorang yg membuatmu sakit hati
Tidak tau sedang dicintai
Oleh makhluk lemah nan baik hati
Ingin marah! Tak tau pada siapa
Menangis? Huh percuma saja
Saya hanya bisa bedoa di atas sjadah
Mencurahkan semua isi hati kepadaNya
Aku sedang memperbaiki diri
Untuk seseorang yang sedang menanti
Entah itu kamu, atau yang lain
Rasanya sakit hati
Ketika seseorang yg membuatmu sakit hati
Tidak tau sedang dicintai
Oleh makhluk lemah nan baik hati
Ingin marah! Tak tau pada siapa
Menangis? Huh percuma saja
Saya hanya bisa bedoa di atas sjadah
Mencurahkan semua isi hati kepadaNya
Aku sedang memperbaiki diri
Untuk seseorang yang sedang menanti
Entah itu kamu, atau yang lain
Jumat, 15 September 2017
Rata Sajak si kelok sembilan
Menggiring bola kesana kemari
Menggocek melewati lawan tak berhenti
Disebut dengan kelok 9 negri ini
Kaulah itu si egy maulana vikri
Tetap semangat dan berhati-hati
Melewati rintangan tiada henti
Jangan sekali kali kau tangisi
Karna aku merasa sedih melihatmu disini
Minggu, 10 September 2017
Rata Sajak malam dikegelapan
Malam kali ini disertai hujan
Dingin menusuk setiap insan
Suara guntur saling bersahutan
Lalu dilingkupi oleh kegelapan
Aku sedang duduk di atas sopa
Membunuh rasa bosan yang melanda
Dengan bernyanyi menunggu cahaya tiba
Tarararara tararara *tcek ALHAMDULILLAH
Dingin menusuk setiap insan
Suara guntur saling bersahutan
Lalu dilingkupi oleh kegelapan
Aku sedang duduk di atas sopa
Membunuh rasa bosan yang melanda
Dengan bernyanyi menunggu cahaya tiba
Tarararara tararara *tcek ALHAMDULILLAH
Sabtu, 09 September 2017
Rata Sajak hidup di pagi hari
Sejuknya pagi dihari ini
Ramai orang berlari lari
Berjoging kesana sini
Menikmati pagi dihari libur ini
Sedangkan aku
Hanya menikmati cahaya masuk dipentilasi
Menunggu ibu bangun untuk menyiapkan sarapan pagi
Berdiam diri dan bertopang kaki
Menatap sajak yang ku buat ini
Sambil mendengarkan dentingan mangkok berbunyi... mang opik buubbuurrrr!!!
Rata Sajak alam dan kebanggan
Berdiri menatap lautan asri
Terlihat karang di ujung sini
Ikan berenang menghampiri
Setiap insan yang sedang menyelami
Aku Berjalan di atas pasir putih
Kehangatan menghampiri kaki
Terik mentari tak melunturkan hati
Untuk menikmati negri tercinta ini
Berbangga hati kau penduduk negri ini
Atas alam yang kau miliki
Coba kau hargai
Dengan mengeksplore tanah tercinta ini
Terlihat karang di ujung sini
Ikan berenang menghampiri
Setiap insan yang sedang menyelami
Aku Berjalan di atas pasir putih
Kehangatan menghampiri kaki
Terik mentari tak melunturkan hati
Untuk menikmati negri tercinta ini
Berbangga hati kau penduduk negri ini
Atas alam yang kau miliki
Coba kau hargai
Dengan mengeksplore tanah tercinta ini
Rabu, 06 September 2017
Rata Sajak merana dan terluka
Aku diam terpaku
Menatap matamu dari sudut kelabu
Rasa kecewa menyelimuti kalbuku
Diam terpaku dan tak lagi mampu
Memperjuangkan rasa yang tak lagi satu ...
Jika kau bertemu denganku
Disuatu saat tertentu
Dan mentapku dengan mata sayumu
Cukup ingatlah kau selalu
Bahwa kau pernah menghancurkanku
Sampai aku tak lagi mampu
Sekarang nikmatilah rasa sakit itu
Akupun pernah merasakannya dahulu ...
Menatap matamu dari sudut kelabu
Rasa kecewa menyelimuti kalbuku
Diam terpaku dan tak lagi mampu
Memperjuangkan rasa yang tak lagi satu ...
Jika kau bertemu denganku
Disuatu saat tertentu
Dan mentapku dengan mata sayumu
Cukup ingatlah kau selalu
Bahwa kau pernah menghancurkanku
Sampai aku tak lagi mampu
Sekarang nikmatilah rasa sakit itu
Akupun pernah merasakannya dahulu ...
Minggu, 03 September 2017
Rata Sajak cinta dan bahagia.
Senyum indah terpatri
Memperhatikanmu dari sini
Melihatmu yg bagai tinggal sendiri di bumi
Berjalan kesana kemari tanpa peduli
Berlari menyusuri tanpa henti
Bertingkah konyol menggelitik hati
Aku terpingkai melihatnya tanpa henti ...
Aku berharap kau mengerti
Agar tetap membuat perasaan yang berarti
Tetap membuatku bahagia tanpa henti
Tanpa meninggalkan goresan yang menyakiti ...
Memperhatikanmu dari sini
Melihatmu yg bagai tinggal sendiri di bumi
Berjalan kesana kemari tanpa peduli
Berlari menyusuri tanpa henti
Bertingkah konyol menggelitik hati
Aku terpingkai melihatnya tanpa henti ...
Aku berharap kau mengerti
Agar tetap membuat perasaan yang berarti
Tetap membuatku bahagia tanpa henti
Tanpa meninggalkan goresan yang menyakiti ...
Langganan:
Postingan (Atom)